Tlp. 0411-554783, 085343903630 Makassar
SALAM
Rabu, 18 Februari 2009
Rabu, 11 Februari 2009
Nasib Umar Bakari
.jpg)
Profesi guru adalah mulya, betapa tidak lahirnya seorang tokoh-tokoh di dunia ini tak lepas dari tangan dingin seorang umar bakri, sehingga seorang guru adalah arsitek masa depan suatu bangsa atau generasi, maju mundurnya generasi banyak ditentukan oleh guru, namun jangan dikira bahwa tokoh sentral pencetak generasi masa depan ini memiliki nasib yang beruntung, mungkin karena seorang guru harus berjiwa ihklas, sekalipun hidup mereka tidak seberuntung dengan kelompok profesi yang lain. orang bijak berkata jika mau jadi orang kaya jadilah pedagang dan jika mau kaya jangan jadi seorang guru. Mungkin ada benarnya ungkapan ini tetapi terkadang yang menjadi sorotan utama adalah guru ketika ada anak bangsa ini yang tidak lulus, tidak naik kelas, jika ada yang berhasil yang diingat adalah orang tuanya bahkan terkadang ada ungkapan siapa dulu donk orang tuanya.
Saya hanya ingin mengatakan bahwa be tapa berat tanggung jawab seorang guru untuk membina masa depan anak bangsa ini, tetapi belum seimbang dengan balas jasanya. Okelah, sekarang ini ada sertifikasi untuk meningkatkan kesejahteraan guru, tetapi teralalu banyak harus gigit jari terutama dengan beban 24 jam pelajaran minimal yang harus diampu oleh seorang guru perpekan, kasihan guru yang mengajar disekolah yang kurang kelasnya, seperti disekolah-sekolah swasta, sehingga ini menjadi beban tersendiri bagi seorang umar Bakri.
Lain lagi teman-teman yang selama ini mengabdi menjadi guru Yayasanyang digaji sesuai jam mengajarnya, dengan honor sekitar 3000-5000 per jam, mereka mendapatkan honor dari Rp 100.000-Rp 300.000, per bulan, sungguh memiriskan hati, sehingga mereka sepertinya bukan guru tetapi mereka bagaikan buruh, jika tidak datang tidak dapat apa-apa, bahkan mungkin jauh lebih rendah dari buruh harian sekalipun, makanya saya pernah meneteskan air mata ketika melihat di salah satu siaran TV menayangkan seorang guru yang Nyambi menjadi Tukang Parkir dan menjadi Tukang Ojek, saya tidak paham sampai kapan Nasib Umar Bakri betul-betul bisa berubah, wallahu 'alam bisswab (N Dg Beta)
Saya hanya ingin mengatakan bahwa be tapa berat tanggung jawab seorang guru untuk membina masa depan anak bangsa ini, tetapi belum seimbang dengan balas jasanya. Okelah, sekarang ini ada sertifikasi untuk meningkatkan kesejahteraan guru, tetapi teralalu banyak harus gigit jari terutama dengan beban 24 jam pelajaran minimal yang harus diampu oleh seorang guru perpekan, kasihan guru yang mengajar disekolah yang kurang kelasnya, seperti disekolah-sekolah swasta, sehingga ini menjadi beban tersendiri bagi seorang umar Bakri.
Lain lagi teman-teman yang selama ini mengabdi menjadi guru Yayasanyang digaji sesuai jam mengajarnya, dengan honor sekitar 3000-5000 per jam, mereka mendapatkan honor dari Rp 100.000-Rp 300.000, per bulan, sungguh memiriskan hati, sehingga mereka sepertinya bukan guru tetapi mereka bagaikan buruh, jika tidak datang tidak dapat apa-apa, bahkan mungkin jauh lebih rendah dari buruh harian sekalipun, makanya saya pernah meneteskan air mata ketika melihat di salah satu siaran TV menayangkan seorang guru yang Nyambi menjadi Tukang Parkir dan menjadi Tukang Ojek, saya tidak paham sampai kapan Nasib Umar Bakri betul-betul bisa berubah, wallahu 'alam bisswab (N Dg Beta)
Senin, 02 Februari 2009
Whorkshop MTs Muhammadiyah Ponpes Darul Arqam Gombara
Ponpes Muhammadiyah Darul Arqam, kembali menggebrak, kali ini semua ustadz-ustadza digembleng dalam suatu acara yang di kemas dalam whorkshop Pengembangan silabus dan RPP serta KTSP, kali ini acara dihadiri oleh Bapak Kakanwil DEPAG Provinsi sulawesi selatan, disamping itu hadir pula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sul-sel, Drs KH. Baharuddin P, ditambah lagi satu tokoh dari Partai yaitu Drs. H. Ashabul Kahfi, M.Ag. Acara ini berlangsung selama satu hari full yaitu pada tanggal 24 Januari 2009 di Gedung Putih Ponpes Darul Arqam. Para peserta bertekad lebur dalam kebersamaan memajukan Ponpes Darul Arqam Gombara dengan mengadopsi Sistem KTSP yang ditawarkan oleh Diknas. Semoga kegiatan kali ini memberi semangat dan nuansa baru, rewako Darul Arqam,
Kamis, 22 Januari 2009
Pelatihan Kepemipinan Sekolah Muhammadiyah Sul-sel
.jpg)
.jpg)
Pelatihan Kepemimpinan Sekolah Muhammadiyah se-sulawesi selatan diikuti oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan calon kepala serta calon wakil kepala sekolah. Peserta yang hadir dari seluruh kabupaten/kota se-sul-sel berjumlah 71 orang, Pelatihan ini berlansung selama 5 hari yaitu dari tanggal 11- 15 Januari 2009 bertempat di Lembaga Penjamin mutu Pendidikan (LPMP) Makassar. Acara ini dibuka oleh Kepala Diknas sulawesi selatan. Materi yang diberikan dalam Pelatihan ini adalah Materi Keislaman (Dr. Ambo Asse, MAg), Kemuhammadiyahan(Drs.Alwi Uddin, MAg), RPS (Drs, Muhlis, MM), RPBS (Drs. Muh.Nasir, MM), KTSP dan RPP (Drs. Thamrin Thaha, M.Pd), Sistem Informasi berbasis TIK ( Anak Frof. Muhammadiyah).
Pada Akhir Acara ditentukan yang lulus dengan kategori Memuaskan, Lulus Amat baik dan baik. Alhamdulillah tiga orang Peserta Dari Ponpok Pesantren Darul Arqam dinyatakan lulus dengan memuaskan yaitu Ir. Syahruddin, MM, Ir. Nurdin Ms, dan Amal suhufi, LC.Mudah-mudahan acara ini semakin menggenjot semangat peserta untuk memajukan sekolah-sekolah yang ada di sulawesi selatan pada umumnya dan sekolah Muhammadiyah Khususnya. (N Dg Beta)
Rabu, 21 Januari 2009
Kawanku,sahabatku
Hidupnya sederhana, sesuai dengan falsafah hidupnya, jika sudah ada makanan hari ini mengapa harus berfikir untuk besok, toh belum tentu apa yang kita siapkan hari ini dapat kita nikmati esok itulah falsafah hidupnya, sehingga segalanya dianggap enteng sudahlah hidup ini singkat katanya sambil memukulka palu-palunya ke bang yang sedang ia tempel, memang kerjanya setiap hari adalah meringankan penderitaan orang terutama yang bocor bangnya Dialah Dg Tata
Selasa, 20 Januari 2009
PROFIL SMK MUHAMMADIYAH DARUL ARQAM GOMBARA MAKASSAR
SMK Muhammadiyah Darul Arqam Gombara di dirikan pada Tahun 2008, kepalanya adalah Dr. KH. Mustari Bosra, MA. Sekolah ini berada di Pesantren Muhammadiyah Darul Arqam Gombara, di bina Langsung oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sul-sel. Sekarang ini membina tiga jurusan yaitu Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan Teknik Otomotif (TO). Fasilitas yang dimiliki adalah kelas 6 ruangan, lab komputer 1, Lab Otomotif satu, Masjid satu serta lapangan sepak bola dan Bola basket dan sepak takraw masing-masing satu. Adapun para pembina bahasanya adalah Drs.Arsyad (Bahasa Arab) Drs. Taqiuddin (bahasa Inggris), Drs. Sulaeman, Msi (Bahasa Mandarin), Pembina Kejuruan adalah Ir. Nurdin (TKJ), Ahmad Azhar, Spd (RPL), Drs. Muh.Nasir, MM (Teknik Otomotif), Visi: Unggul dalam Keterampilan, mantap dalam Aqidah, akhlak dan Ibadah.
Langganan:
Postingan (Atom)
